Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2009

Untukmu Para Guru........

Hari ini adalah hari guru. Hari dimana kita memberi penghormatan kepada guru atas jasa-jasanya mendidik anak bangsa. Guru? Ya, guru. Profesi yang banyak jasanya sampai-sampai diberi gelar “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa.” Sungguh sebuah ironi, karena yang namanya pahlawan biasanya diberi tanda jasa. Namun tidak bagi para guru. Mereka mengabdi demi mencerdaskan bangsa dan membuat pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik. Ketika saya bertanya pada rekan-rekan sejawat, “Kalian besok mau jadi apa?” Ada yang menjawab dokter, insinyur, akuntan, pekerja seni, dsb. Namun hampir tidak ada yag mau jadi guru. Kenapa? Karena seolah-olah profesi guru di Indonesia merupakan profesi yang tidak menjanjikan dan terkadang dianggap mentok. Padahal, jika kita mau menengok ke belakang, semua profesi yang ada pasti tercapai dengan adanya guru. Tidak mungkin kita bisa menjadi dokter jika tidak pernah diajari IPA, menjadi akuntan jika tidak diajari akuntansi, dsb. Semua berkat jasa-jasa para “Pahlawan Tanpa Tand...

Puisi Tentang Peminta-minta

Peminta-minta bukanlah hal yang baru di kehidupan sekarang ini. Ada yang berpikir mereka kasihan, tapi ada juga yang menganggap mereka sampah masyarakat. Bagaimana pendapat Toto Sudarto Bahtiar dan Chairil Anwar tentang peminta-minta? Berikut ini dua puisi dari mereka yang sama-sama bercerita tentang peminta-minta. Namun keduanya memiliki gaya bahasa yang berbeda sesuai ciri khas penyairnya. Silakan dilihat! Gadis Peminta-Minta Toto Sudarto Bahtiar setiap kita ketemu,gadis kecil berkaleng kecil senyummu terlalu kekal untuk kenal duka tengadah padaku,pada bulan merah jambu tapi kotaku jadi hilang,tanpa jiwa ingin aku ikut ,gadis kecil berkaleng kecil pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan gembira dari kemajuan riang duniamu lebih tinggi dari menara katedral melintas-lintas diatas air kotor,tapi yang begitu kau hafal jiwa begitu murni,terlalu murni untuk bisa membagi dukaku kalau kau mati,gadis kecil berkaleng kecil bulan diatas itu,t...

Facebook and Its Negative Effects on Students

Artikel kali ini berbahasa Inggris. Sebenarnya ini adalah hasil tulisan saya untuk memenuhi tugas Bahasa Inggris dengan materi Analytical Exposition. Bagi yang pernah mempelajari materi ini, silakan di koreksi, bagi yang ingin membaca dan mendapat info baru pun monggo! Facebook is a kind of social networking website that was first launched by Mark Zuckerberg in 2004. Actually, Zuckerberg create a FB (the acronym for Facebook) as a media for Harvard University Students to get to know each other. In time, FB developed. Many students from other university have FB accounts. FB continues to develop and become one of the biggest social networking website’s in the world. It’s like everyone living on the planet has an FB account. FB is useful. It can help us contact our friends or families that live far away from us. FB can also help us make friends from other countries. In spite of the fact that it is useful, FB certainly has negative effects, especially on students. All people know that a ...

Tips Memilih Anti Virus yang Baik

Dewasa ini, virus-virus komputer begitu merajalela. Baik dari virus ringan yang cuma menambah kapasitas hardisk anda, sampai virus ganas yang dapat menghapus data penting atau bahkan merusak sistem komputer anda sampai anda harus ganti komputer. Tentunya anda tidak mau hal itu terjadi bukan? Karena itu anda harus memilih anti-virus yang handal agar terhindar dari resiko di atas. Bagaimana cara memilih anti virus yang baik? Berikut tips dari saya: Pertama, pilih anti virus yang jelas pembuatnya . Sebab, banyak penipu atau pembuat virus yang menawarkan anti virus ampuh, dan anda diminta untuk membelinya. Tujuannya? Tentu saja untuk menguras uang anda. Namun bukan keamanan yang anda dapatkan melainkan virus merajalela di komputer anda. Untuk menghindari ini, pilihlah produk anti virus yang sudah memiliki nama, sperti AVG, Kaspersky, Bit Devender, Avira, dll Kedua, pilih anti virus yang jadwal update nya tidak terlalu lama, juga tidak terlalu sering . Jadwal update yang terlalu lama akan...

Kesetiaan Tuhan

Ada seorang pengusaha sukses yang dipanggil oleh Tuhan. Sebelum dibawa ke surga, pengusaha itu ditunjukkan masa-masa hidupnya dari lahir sampai meninggal. Pengusaha itu melihat, bahwa saat dia mendapat nilai bagus dan mencapai kesuksesan dalam usaha, Tuhan ada disamping dia dan ikut mendampingi pengusaha itu Namun, saat ditunjukkan ketika pengusaha itu bangkrut, dikejar-kejar penagih hutang, bahkan saat dia ingin bunuh diripun, dia tidak melihat Tuhan ada disampingnya. Lalu pengusaha itu protes pada Tuhan, “Tuhan, mengapa di saat aku sukses dan bahagia Kau ada. Namun disaat aku kesusahan mengapa Kau tidak ada?” Sambil tersenyum, Tuhan menjawab, “Anakku, lihatlah sekali lagi jalan hidupmu yang Kutunjukkan padamu!” Pengusaha itu melihat sekali lagi jalan hidupnya dan ia terkejut. Saat dia sedang sedih, Tuhan menghiburnya, saat dia lelah, Tuhan menggendongnya, dan saat dia putus asa dan ingin bunuh diri, Tuhan mencegahnya. Kemudian, Tuhan berkata, “Anakku, saat kau sukses, Aku ad...

Belajar Dari Sebuah Paku

Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan (Mazmur 37:8) Ada seorang direktur perusahaan yang pemarah. Setiap hari kerjaannya memarahi karyawan perusahaannya yang berbuat salah walau sekecil apapun. Hal ini membuat si direktur tidak begitu disukai oleh karyawannya. Sebenarnya direktur sadar akan sifat pemarahnya yang kadang berlebihan, namun ia tidak tahu bagaimana menghentikannya. Kemudian, ia memutuskan untuk berkonsultasi dengan seorang pendeta. Saat direktur itu selesai menceritakan masalahnya, pak pendeta berkata, “Apakah di kantor anda ada pohon yang cukup besar?” “Ada. Di kantor kami memiliki pohon mangga yang cukup besar, tapi untuk apa pak pendeta? Jawab direktur. Kemudian pak pendeta itu memberikan sekantong paku pada direktur itu dan berkata,”Setiap kamu marah pada karyawanmu, tancapkanlah satu paku di pohon itu. Seminggu kemudian, kembalilah padaku.” Direktur menyanggupi permintaan itu. Keesokan harinya, direktur melakuk...