Skip to main content

Puisi Tentang Peminta-minta

Peminta-minta bukanlah hal yang baru di kehidupan sekarang ini. Ada yang berpikir mereka kasihan, tapi ada juga yang menganggap mereka sampah masyarakat. Bagaimana pendapat Toto Sudarto Bahtiar dan Chairil Anwar tentang peminta-minta? Berikut ini dua puisi dari mereka yang sama-sama bercerita tentang peminta-minta. Namun keduanya memiliki gaya bahasa yang berbeda sesuai ciri khas penyairnya. Silakan dilihat!

Gadis Peminta-Minta
Toto Sudarto Bahtiar
setiap kita ketemu,gadis kecil berkaleng kecil
senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
tengadah padaku,pada bulan merah jambu
tapi kotaku jadi hilang,tanpa jiwa

ingin aku ikut ,gadis kecil berkaleng kecil
pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok
hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan
gembira dari kemajuan riang

duniamu lebih tinggi dari menara katedral
melintas-lintas diatas air kotor,tapi yang begitu kau hafal
jiwa begitu murni,terlalu murni
untuk bisa membagi dukaku

kalau kau mati,gadis kecil berkaleng kecil
bulan diatas itu,tak ada yang punya
dan kotaku,,,ah kotaku hidupnya tak lagi punya tanda


Kepada Peminta-minta
Chairil Anwar

Jangan lagi kau bercerita
Sudah tercacar semua di muka
Nanah meleleh dari luka
Sambil berjalan kau usap juga.

Bersuara tiap kau melangkah
Mengerang tiap kau memandang
Menetes dari suasana kau datang
Sembarang kau merebah.

Mengganggu dalam mimpiku
Menghempas aku di bumi keras

Di bibirku terasa pedas
Mengaum di telingaku.

Baik, baik aku akan menghadap Dia
Menyerahkan diri dan segala dosa
Tapi jangan tentang lagi aku
Nanti darahku jadi beku

Juni 1943

Comments

Popular posts from this blog

Akhir Perjalanan Sang "Belut"

Kamis, 17 September 2009 | 17:21 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Pelarian buronan paling dicari di Indonesia, Noordin M Top akhirnya terhenti pada Kamis (17/9) pagi. Dalang sejumlah aksi terorisme itu tewas diberondong timah panas tim Densus 88 dalam penyergapan sebuah rumah di Kampung Kepoh Sari RT 03/RW 11, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah. Akhir perburuan Noordin berawal dari penangkapan dua orang anggota Kelompok Urwah dan Aji. Pukul 11.30, petugas menangkap Rohmad Puji Prabowo alias Bejo di Pasar Gading, Solo. Rohmad pun diinterograsi, dan dari sini, petugas menangkap Supono alias Kedu pukul 15.00. "Interograsi berjalan di lapangan dan Alhamdulillah, dua orang ini memberi petunjuk, di Kampung Kahuripan ada beberapa orang pelaku teror yang ada di sana. Rumah itu adalah rumahnya Susilo alias Adib," ujar Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Bambang Hendarso Danuri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis. Kemudian, lanjut dia, pukul 23...

Tips Menjadi Pembicara yang Baik

Diambil dari :http://myundermind.wordpress.com/2008/10/20/tips-menjadi-pembicara-yang-baik/ Ditulis oleh saifull4h di/pada Oktober 20, 2008 Berbicara di depan orang banyak adalah hal yang luar biasa bagi sebagian Orang. butuh keberanian yang besar untuk dilihat orang banyak dan memaparkan Ide-ide, Opini sendiri atau sekedar mengucapan sambutan. Namun, untuk menjadi pembicara yang baik tidak hanya dibutuhkan keberanian saja namun harus ada faktor-faktor pendukung lainnya untuk bisa dikatakan pembicara yang baik dan sukses. FAKTOR YANG MENUNJANG 1. Seorang pembica yang sukses mampu memikat Audience. Untuk mengikat audience/pendengar, caranya tidak selalu sama tergantung dari situasi dan kondisi. Contohnya, apabila pembicara berbicara dengan Orang Awam harus menggunakan tutur kAta yang lebih mudah dimengerti dibandingkan berbicara dengan audience yang Intelek. Begitupun dengan Kondisi, harus disesuaikan dengan intonasi yang Pembicara Gunakan. Apabila pembaca sedang berbicara dalam acara k...