Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi

Puisi Mbeling (2)

Ini adalah lanjutan dari posting saya yang dulu. Berikut saya tambahkan puisi mbeling dari Remy Sylado. Puisi KESETIAKAWANAN ASIA-AFRIKA dan MENYINGKAT KATA saya ambil dari jumatseni.blogspot.com karena saya belum mendapatkan buku puisinya, sedangkan sajaknya saya tulis sendiri karena ingat isinya. Demikianlah, silahkan dinikmati.... KESETIAKAWANAN ASIA-AFRIKA Mei Hwa perawan 16 tahun Farouk perjaka 16 tahun Mei Hwa masuk kamar jam 24.00 Farouk masuk kamar jam 24.00 Mei Hwa buka blouse Farouk buka hemd Mei Hwa buka rok Farouk buka celana Mei Hwa buka BH Farouk buka singlet Mei Hwa telanjang bulat Farouk telanjang bulat Mei Hwa pakai daster Farouk pakai kamerjas Mei Hwa naik ranjang Farouk naik ranjang Lantas mereka tidurlah Mei Hwa di Taipeh Farouk di Kairo MENYINGKAT KATA karena kita orang indonesia suka menyingkat kata wr. wb. maka rahmat dan berkah ilahi pun menjadi singkat dan tidak utuh buat kita. Sajak-sajak Remy Sylado (B) To be or not to be That is Hub be be (44) Betapapun ceri...

Tuhan Menurut Chairil Anwar

Bagaimana perasaan kita saat menemui Tuhan? Kebanyakan dari kita akan menganggap tenang damai,dsb. Tapi bagaimana dengan penyair individualistis seperti Chairil Anwar dalam menggambarkan hubungannya dengan Tuhan? Silakan baca puisinya yang berjudul "Di Masjid" yang baru saya temukan ini..... DI MASJID Kuseru saja Dia sehingga datang juga Kamipun bermuka-muka seterusnya ia bernyala-nyala dalam dada Segala daya memadamkannya Bersimpah peluh diri yang tak bisa diperkuda Ini ruang gelanggang kami berperang Binasa membinasa satu menista lain gila Charilil Anwar menganggap pertemuannya dengan Tuhan merupakan "perang" dan ia menggambarkan suasana yang heroik sekali dalam puisinya. Biasanya suasana heroik itu dipakai untuk suasana berperang dengan musuh. Namun untuk Chairil Anwar, berperang dengan Tuhan. Sebuah pandangan yang cukup unik. Apakah ada diantara anda yang berpandangan seperti Chairil Anwar?

Nyanyian Angsa-WS Rendra

Puisi ini saya post untuk menghormati WS Rendra dan karya-karya beliau. Sebab WS Rendralah yang membawa corak puisi Balada ke tanah Indonesia. Berikut salah satu puisi beliau yang berjudul "Nyanyian Angsa." Saya rasa situasi dalam puisi ini ada yang relevan dengan jaman sekarang. Di mana pekerjaan seorang "Kupu-kupu Malam" dianggap hina. Padahal belum tentu sang pelaku ingin menjadi seperti itu. Kebanyakan ini terjadi karena tuntutan ekonomi. Ya sudahlah. Tanpa harus saya banyak omong lagi, silakan anda cermati puisinya.... Memang cukup panjang, namun maknanya dalam NYANYIAN ANGSA WS. Rendra Majikan rumah pelacuran berkata kepadanya “Sudah dua minggu kamu berbaring, sakitmu makin menjadi. Kamu tak lagi hasilkan uang malahan padaku kamu berhutang. Ini biaya melulu. Aku tak kuat lagi. Hari ini kamu mesti pergi.” (Malaikat penjaga firdaus wajahnya tegas dan dengki dengan pedang yang menyala menuding kepadaku maka darahku terus beku. Maria Zaitun namaku pelacur yang sen...

Puisi Mbeling

Anda suka puisi tapi tidak ingin duduk diam terlalu lama untuk merenungkan makna puisi tersebut? Gampang. Bacalah Puisi Mbeling. Puisi jenis ini kadang-kadang isinya lucu, tapi pasti sarat makna, dan terkadang maknanya langsung diutarakan. Cukup menghibur bagi anda yang sedang lelah. ^^ Berikut Puisi Mbeling dari Remy Sylado, pelopor gerakan Puisi Mbeling ini: Dua Jembatan: Mirabeau & Asemka Mengapa orang mau dengar Apollinaire Yang berkisah tentang kebohongan dunia -Et Sous le pont Mirabeau coule la Seine -Et nous amours -? Mengapa orang tak mau dengan Remifasolasido Yang berkisah tentang kejujuran dunia -Ning ngisore kreteg Asemka iku -Akeh umbele Cino -? Simak Puisi Lainnya.... Di blok Apa? Kalau Chairil Anwar binatang jalang Di blok apa tempatnya di Ragunan? Saya hanya bisa memberikan 2 ini dulu karena belum memiliki bukunya. Bila sudah memiliki bukunya, saya akan post Puisi Mbeling lebih banyak lagi.....

Puisi Joko Pinurbo "Trilogi Celana"

Berikut ini adalah 3 puisi Celana (sering disebut trilogi celana)karya Joko Pinurbo(Jokpin)yang mendapat penghargaan Sih Award 2001. Puisi ini tergolong pastilah tergolong bagus sehingga mendapatkan penghargaan itu. Puisi ini juga cukup terkenal. Bahasanya pun lugas. Dapatkah anda menerka makna di balik ketiga puisi ini? CELANA, 1 Ia ingin membeli celana barubuat pergi ke pesta supaya tampak lebih tampan dan meyakinkan. Ia telah mencoba seratus model celana di berbagai toko busana namun tak menemukan satu punyang cocok untuknya. Bahkan di depan pramuniaga yang merubung dan membujuk-bujuknya ia malah mencopot celananya sendiri dan mencampakkannya. “Kalian tidak tahu ya aku sedang mencari celana yang paling pas dan pantas buat nampang di kuburan.” Lalu ia ngacir tanpa celana dan berkelana mencari kubur ibunya hanya untuk menanyakan, “Ibu, kausimpan di mana celana lucu yang kupakai waktu bayi dulu?” 1996 Simak puisi-puisi selanjutnya……………… CELANA, 2 Ketika sekolah kami sering disuruh meng...

Perempuan di Ujung Gang

Tan Michael Chandra Capek rasanya malam ini "Habis dari kuburan ku mau pulang ah!" Jalan setapak menuju kehampaan kembali kulalui Tiba-tiba, kulihat perempuan sedang duduk menangis di ujung gang Siapa yang ditangisinya, aku tak peduli Malam Bulan Perempuan Tangisan Ratapan Makin lama aku tidak tahan Ku tanya padanya Siapa yang membuat anda menangis? Mengusap air mata, ia berkata "Dunia!' 05.55 pm 7 Juli 2009 Selasa