Skip to main content

Tips Menjadi Pembicara yang Baik

Diambil dari :http://myundermind.wordpress.com/2008/10/20/tips-menjadi-pembicara-yang-baik/

Ditulis oleh saifull4h di/pada Oktober 20, 2008

Berbicara di depan orang banyak adalah hal yang luar biasa bagi sebagian Orang. butuh keberanian yang besar untuk dilihat orang banyak dan memaparkan Ide-ide, Opini sendiri atau sekedar mengucapan sambutan.
Namun, untuk menjadi pembicara yang baik tidak hanya dibutuhkan keberanian saja namun harus ada faktor-faktor pendukung lainnya untuk bisa dikatakan pembicara yang baik dan sukses.


FAKTOR YANG MENUNJANG
1. Seorang pembica yang sukses mampu memikat Audience. Untuk mengikat audience/pendengar, caranya tidak selalu sama tergantung dari situasi dan kondisi.
Contohnya, apabila pembicara berbicara dengan Orang Awam harus menggunakan tutur kAta yang lebih mudah dimengerti dibandingkan berbicara dengan audience yang Intelek. Begitupun dengan Kondisi, harus disesuaikan dengan intonasi yang Pembicara Gunakan.

Apabila pembaca sedang berbicara dalam acara kematian tentu harus dengan suara yang lemah lembut yang akan menghanyutkan audience yang sedang berkabum lain lagi bila yang pembicara hadapi adalah massa dalam suati kampanye………! Pembicara HArus Penuh semangat dan lantang bagaikan Singa yang Mengaung-ngaung menandakan kekuasaannya pada para pengikutnya.

Tidak seorangpun mengharapkan Anda untuk berbicara seperti pembawa berita di televisi, namun latihan akan menolong Anda mempunyai kualitas vokal yang menyenangkan. Tidak perlu pelajaran akting atau olah vokal, latihlah kemampuan dalam 4 area berikut ini untuk presentasi Anda: Variasi nada suara Anda, variasi volume suara Anda, variasi kecepatan berbicara Anda dan belajarlah untuk berhenti berbicara sejenak.

2. Selain mampu memikat audience, Pembicara sejati juga harus memiliki Pengetahuan yang Luas dan dalam berbagai bidang. Terutama untuk pembicara yang sering tampil dadakan. Suatu konsep akan mengalir sendiri dengan sendirinya apabila pembicara memiliki pengetahuan yang luas. Hindari mengulang cerita atau anekdot-anekdot yang sama berkali-kali. Presentasi terbaik adalah presentasi yang mengikutsertakan hal-hal yang terbaru dan topik yang sedang hangat, mungkin sesuatu yang terjadi pada hari atau minggu itu yang dapat memperkuat alasan diadakannya diskusi. Setiap presentasi sebaiknya dimodifikasi sehingga menarik bagi kelompok pendengar yang dituju.

Presentasi yang Anda gunakan untuk konsumen minggu lalu mungkin sudah tidak sesuai untuk minggu ini. Menggunakan hal-hal yang baru juga berarti mengikuti trend atau budaya yang sedang populer. Seorang CEO yang terkenal sebagai pembicara, dikenal luas karena dia dapat menghubungkan semuanya termasuk lagu hip-hop terbaru sampai teori manajemen yang sedang hangat dalam presentasinya. Tentu Anda tidak perlu menyukai Kanye West, namun akan sangat membantu bila Anda mengenal siapa dia.

3. Hindari kebiasaan kecil yang mengganggu, Tidak ada yang merusak suasana presentasi lebih cepat daripada kebiasaan kecil yang mengganggu. Kebiasaan ini mungkin saja seperti gerakan memainkan koin-koin di kantong, memainkan pulpen atau kertas, mengetuk-ngetukkan jari di meja, bahkan mengorek-ngorek hidung dan lain-lain. Sesekali rekam saat Anda melakukan presentasi, ini memudahkan Anda untuk mengetahui dan tidak mengulangi lagi kebiasaan Anda tersebut.

4. Pidato simpangan, ini adalah jurus kuno yang masih ampuh sampai saat ini. seorang pembica yang cerdas pasti memikirkan hal ini. setiap pembicara yang sukses memiliki suatu pidato yang sangat di hafalnya sehingga apabila ada pidato dadakan. Tanpa banyak cincong, seorang pembicara akan langsung berpote-pote di depan pendengar. Kuncinya karena pembicara sudah siap jauh hari sebelumnya dengan menghafal suatu pidato. Dengan materi yang Gender Di dalamnya tentunya……

5. Buatlah ciri khas tersendiri, agar lebih mudah dikenal dan tidak terkesan menyalin dari orang lain, buatlah ciri khas tersendiri selain mudah dikenal biasanya akan mudah terkenal. Banyak pembicara yang terkenal hanya karena punya cirri khan dalam dalam menyampaikan suatu paparan.
Itulah sedikit pemaparan dari saya tentang teknik menjadi pembicara yang Baik, smoga Ada Manfaatnya. Terima kasih,



Comments

Popular posts from this blog

Akhir Perjalanan Sang "Belut"

Kamis, 17 September 2009 | 17:21 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Pelarian buronan paling dicari di Indonesia, Noordin M Top akhirnya terhenti pada Kamis (17/9) pagi. Dalang sejumlah aksi terorisme itu tewas diberondong timah panas tim Densus 88 dalam penyergapan sebuah rumah di Kampung Kepoh Sari RT 03/RW 11, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah. Akhir perburuan Noordin berawal dari penangkapan dua orang anggota Kelompok Urwah dan Aji. Pukul 11.30, petugas menangkap Rohmad Puji Prabowo alias Bejo di Pasar Gading, Solo. Rohmad pun diinterograsi, dan dari sini, petugas menangkap Supono alias Kedu pukul 15.00. "Interograsi berjalan di lapangan dan Alhamdulillah, dua orang ini memberi petunjuk, di Kampung Kahuripan ada beberapa orang pelaku teror yang ada di sana. Rumah itu adalah rumahnya Susilo alias Adib," ujar Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Bambang Hendarso Danuri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Kamis. Kemudian, lanjut dia, pukul 23...