Ada seorang pengusaha sukses yang dipanggil oleh Tuhan. Sebelum dibawa ke surga, pengusaha itu ditunjukkan masa-masa hidupnya dari lahir sampai meninggal. Pengusaha itu melihat, bahwa saat dia mendapat nilai bagus dan mencapai kesuksesan dalam usaha, Tuhan ada disamping dia dan ikut mendampingi pengusaha itu
Namun, saat ditunjukkan ketika pengusaha itu bangkrut, dikejar-kejar penagih hutang, bahkan saat dia ingin bunuh diripun, dia tidak melihat Tuhan ada disampingnya. Lalu pengusaha itu protes pada Tuhan, “Tuhan, mengapa di saat aku sukses dan bahagia Kau ada. Namun disaat aku kesusahan mengapa Kau tidak ada?” Sambil tersenyum, Tuhan menjawab, “Anakku, lihatlah sekali lagi jalan hidupmu yang Kutunjukkan padamu!” Pengusaha itu melihat sekali lagi jalan hidupnya dan ia terkejut. Saat dia sedang sedih, Tuhan menghiburnya, saat dia lelah, Tuhan menggendongnya, dan saat dia putus asa dan ingin bunuh diri, Tuhan mencegahnya.
Kemudian, Tuhan berkata, “Anakku, saat kau sukses, Aku ada disampingmu untuk ikut merayakan kesuksesanmu. Namun saat kau jatuh dan merasa sedih, Aku ada disampingmu untuk menghiburmu, saat kau lelah Aku ada untuk menggendongmu. Dan saat kau putus asa dan ingin mati, Kucegah kau. Mengapa? Karena aku ingin kau melihat rencana yang telah Kusiapkan untukmu!”
Kita kadang merasa bahwa Tuhan meninggalkan kita di saat susah. Namun sebenarnya, Tuhan akan selalu setia bersama kita dalam suka maupun duka. Dia tidak akan pernah meninggalkan kita.
Doa:
Ya Tuhan, ajarlah kami untuk mengerti. Bahwa Kau tidak akan pernah meninggalkan kami, bahwa Kau akan selalu setia menemani kami, walau terkadang kami melupakan-Mu. Berilah kami kekuatan untuk menghadapi kesulitan yang menimpa hidup kami. Dan ajarlah kami untuk senantiasa berserah kepada-Mu. Amin
(Dari renungan “Jejak Kaki” dengan sedikit perubahan)
Namun, saat ditunjukkan ketika pengusaha itu bangkrut, dikejar-kejar penagih hutang, bahkan saat dia ingin bunuh diripun, dia tidak melihat Tuhan ada disampingnya. Lalu pengusaha itu protes pada Tuhan, “Tuhan, mengapa di saat aku sukses dan bahagia Kau ada. Namun disaat aku kesusahan mengapa Kau tidak ada?” Sambil tersenyum, Tuhan menjawab, “Anakku, lihatlah sekali lagi jalan hidupmu yang Kutunjukkan padamu!” Pengusaha itu melihat sekali lagi jalan hidupnya dan ia terkejut. Saat dia sedang sedih, Tuhan menghiburnya, saat dia lelah, Tuhan menggendongnya, dan saat dia putus asa dan ingin bunuh diri, Tuhan mencegahnya.
Kemudian, Tuhan berkata, “Anakku, saat kau sukses, Aku ada disampingmu untuk ikut merayakan kesuksesanmu. Namun saat kau jatuh dan merasa sedih, Aku ada disampingmu untuk menghiburmu, saat kau lelah Aku ada untuk menggendongmu. Dan saat kau putus asa dan ingin mati, Kucegah kau. Mengapa? Karena aku ingin kau melihat rencana yang telah Kusiapkan untukmu!”
Kita kadang merasa bahwa Tuhan meninggalkan kita di saat susah. Namun sebenarnya, Tuhan akan selalu setia bersama kita dalam suka maupun duka. Dia tidak akan pernah meninggalkan kita.
Doa:
Ya Tuhan, ajarlah kami untuk mengerti. Bahwa Kau tidak akan pernah meninggalkan kami, bahwa Kau akan selalu setia menemani kami, walau terkadang kami melupakan-Mu. Berilah kami kekuatan untuk menghadapi kesulitan yang menimpa hidup kami. Dan ajarlah kami untuk senantiasa berserah kepada-Mu. Amin
(Dari renungan “Jejak Kaki” dengan sedikit perubahan)
Comments
Post a Comment